RSS

Pelatihan Manajemen Rekam Medis

30 Apr

Dasar Pemikiran
Rekam medis merupakan berkas yang berisi catatan dan dokumen tentang identitas, pemeriksaan, pengobatan, tindakan, dan pelayanan lain yang dikenakan kepada seorang pasien. Rekam Medis tersebut dibuat bertujuan agar tidak terjadi kesalahan tindakan oleh dokter karena dokter tidak mengetahui riwayat penyakit yang pernah dialami oleh pasien, rekam medis juga dapat menyelamatkan pasien maupun pihak pelayanan kesehatan jika terjadi sesuatu pada pasien karena di dalam berkas rekam medis terdapat catatan-catatan tentang tindakan-tindakan yang dilakukan dan catatan-catatan tentang perkembangan kesehatan pasien serta terdapat catatan persetujuan tindakan dan penolakan tindakan.
Permenkes tahun 2008 telah mengatur bahwa setiap dokter wajib membuat rekam medis. Rekam medis tersebut berguna sebagai dasar pemeliharaan kesehatan pasien, sebagai bahan pembuktian apabila terjadi perkara hukum, dan sebagai bahan penelitian dan pendidikan. Selain itu, rekam medis berguna sebagai dasar pembayaran biaya pelayanan kesehatan dan menjadi bahan untuk menyiapkan statistik kesehatan.
Diantara semua manfaat rekam medis tersebut, salah satu manfaat terpenting yaitu aspek legal rekam medis. Dalam kasus malpraktek medis, keperawatan, maupun farmasi, rekam medis merupakan salah satu bukti tertulis yang sangat penting. Berkas rekam medik yang baik dan lengkap dapat membantu baik dokter maupun pihak rumah sakit khususnya dalam sebuah perkara medis yang membutuhkan pembuktian, baik untuk perkara di dalam maupun di luar pengadilan.
Dalam hal tersebut, kualitas rekam medis akan sangat dipengaruhi oleh standar operasional prosedur (SOP) yang dijadikan sebagai standar penilaian dan standar acuan.

Tujuan
Lokalatih ini dilaksanakan dengan tujuan:
1. Peserta dapat menyusun rekam medis dan informasi kesehatan.
2. Peserta memahami dan dapat menyusun rekam medis yang baik sehingga dapat membantu dalam proses akreditasi rumah sakit.

Materi
1. Sistem Penataan Rekam Medis
Sistem rekam medis tersebut meliputi klasifikasi dan kodifikasi penyakit, dan tindakan medis yang akan dikenakan pada pasien. seorang profesi perekam medis dan informasi kesehatn harus mampu menetapkan Kode Penyakit dan Tindakan dengan tepat sesuai klasifikasi yang diberlakukan di Indonesia (ICD-10) tentang penyakit dan tindakan medis dalam pelayanan dan manajemen kesehatan.

2. Aspek hukum Rekam Medis
Mengkaji berbagai aspek hukum yang berkaitan dengan rekam medis dan urgensinya, berkaitan dengan kasus hukum kesehatan.

3. Teknik Penyusunan SOP Pelayanan Rekam Medis
Kualitas SOP dalam pelayanan rekam medis akan berpengaruh pula terhadap mutu dokumen rekam medis. Dokumen tersebut selanjutnya akan menjadi dasar bagi pelayanan kesehatan dan pengobatan, dasar pembuktian hukum, dasar pembiayaan yankes, dasar penyusunan statistik kesehatan.

4. Manajemen Mutu Rekam Medis
Validitas rekam medis dan informasi kesehatan sangat berguna untuk melakukan perencanaan, implementasi, serta melakukan evaluasi. Manajemen rekam medis meliputi berbagai hal, dan juga memiliki dampak pada beban kerja, perilaku tenaga kesehatan, tanggung jawab manajemen, serta akuntabilitas.

5. Mekanisme Informed Consent
Pada prinsipnya, informed consent memiliki tiga prinsip, yaitu treshold elements, information elements, dan consent elements. Komunikasi efektif antara dokter dan pasien dalam penanganan penyakit yang diderita pasien. Dokumen rekam medis menjadi salah satu unsur penting dalam mekanisme informed consent.

6. Teknik Pengelolaan Rekam Medis Elektronik
Rekam Medis elektronik membutuhkan berbagai jenis data penunjang, sebab teknologi ini tidak hanya mengumpulkan data pasien, namun juga melindungi dan menjaga kerahasiaan, melakukan interpretasi dan sekaligus menganalisanya, hingga menghasilkan keputusan. Berkaitan dengan hal tersebut, maka teknik pengelolaan reka Medis elektronik harus terus dilakukan secara profesional.

7. Praktek Audit Rekam Medis
Praktek ini terbagi dalam dua hal, yaitu audit rekam medis dan SPM; serta praktek audit kasus khusus kematian dan ICD 10

Pemateri
1. dr. Endang Suparniati, M. Kes
Kepala Instalasi Catatan Medis RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta
2. dr. Stephani Maria Nainggolan, MKes
Tim Audit Medis RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta
3. dr. Endro Basuki, SpBS, M.Kes
Ahli bedah syaraf RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, Staf pengajar pada Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada
4. dr. Ismail Setyopranoto, SpS
Kepala Unit Stroke RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta, Staf pengajar pada Fakultas Kedokteran dan Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada
5. Sis Wuryanto, AMdPerkes, SKM
Kepala Bagian Rekam Medis RS Bethesda Yogyakarta

Peserta
Peserta yang diharapkan adalah:
1. Direktur Utama Rumah Sakit
2. Direktur Rumah Sakit
3. Tim Audit Medis Rumah Sakit
4. Kepala Instalasi Rekam Medis di Rumah Sakit
5. Staf pada Instalasi Catatan Medis
6. Pihak-pihak yang berminat

Waktu dan Tempat Penyelenggaraan
Waktu : 10 – 12 Mei 2010
Tempat : Hotel Wisma MM UGM ***
Jl. Colombo No. 1 Yogyakarta, 55281

Cara Pendaftaran
Calon peserta wajib mendaftarkan diri dengan cara mengiri formulir pendaftaran/kontak melalui telepon atau SMS dengan menyebutkan nama, instansi, alamat instansi serta no hp/telp yang bisa dihubungi.

Biaya
Biaya Pelatihan sebesar Rp. 3.900.000 (tiga juta sembilan ratus ribu rupiah) per-peserta, dengan akomodasi di hotel 2 malam fullboard, fasilitas untuk peserta:
1. Training Kits
2. Sertifikat

Atau Rp. 3.400.000 (tiga juta empat ratus ribu rupiah) dengan non rest (non akomodasi), fasilitas untuk peserta:
1. Training Kits
2. Sertifikat
3. Paket meeting (2x coffee break dan 1x lunch)
Pembayaran bisa dilakukan dengan transfer melalui
Bank Mandiri Cabang UGM Yogyakarta,
a.n. H. Abdul Ghoffar c.q. BUMI MADANI
dengan nomor Rekening : 137-00-04039398
Atau dibayarkan saat registrasi.

Penyelenggara
Lembaga Pengembangan Manajemen Kesehatan BUMI MADANI
Jl. Kaliurang km 12.5, Candikarang RT 4/9,
Sardonoharjo, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta
Telp. 0274 – 897 267
Fax. 0274 – 897 267
Email : bumimadani@yahoo.com
Contact Person: Uswah 081 392 070 080

Jadwal Lokalatih
Manajemen Rekam Medik
10 – 12 Mei 2010

Senin, 10 Mei 2010
14.00 – 21.00 Check in di Hotel dan Registrasi Peserta

Selasa, 11 Mei 2010
08.00 – 08.30 Pembukaan dan Overview
08.30 – 10.00 Sesi I Aspek hukum Rekam Medis
dr. Ismail Setyopranoto, SpS
10.00 – 10.15 Break
10.15 – 12.00 Sesi II Sistem Penataan Rekam Medis
dr. Endang Suparniati, M.Kes
12.00 – 13.00 Lunch
13.00 – 14.30 Sesi III Teknik Pengelolaan Rekam Medis Elektronik
Sis Wuryanto, AMdPerkes, SKM
14.30 – 15.00 Break
15.00 – 16.30 Sesi IV Manajemen Mutu Rekam Medis
dr. Stephani Maria Nainggolan, MKes

Rabu, 12 Mei 2010
07.30 – 09.00 Sesi V Mekanisme Informed Consent
dr. Endro Basuki, SpBS, M.Kes
09.00 – 09.15 Break
09.15 – 10.45 Sesi VI Teknik Penyusunan SOP Pelayanan Rekam Medis
dr. Endang Suparniati, M.Kes
10.45 – 12.00 Sesi VII Audit Rekam Medis
dr. Endang Suparniati, M.Kes
12.00 – 12.15 Penutupan
12.15 – 13.00 Lunch, Check out

 
Leave a comment

Posted by on April 30, 2010 in Program Pelatihan

 

Tags: , ,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: