RSS

Lokalatih Penyusunan Sistem Remunerasi Di Rumah Sakit Untuk Meningkatkan Produktivitas Dan Kinerja

16 Nov

Dasar Pemikiran

Saat ini, bersamaan dengan meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan, meningkat pula tuntutan terhadap Rumah Sakit untuk meningkatkan kualitas pelayanan. Terutama tuntutan pelayanan medis secara cepat, tepat dan efisien. Ada banyak cara yang bisa dilakukan rumah sakit untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan pada masyarakat, salah satunya adalah dengan memperbaiki sistem remunerasi di rumah sakit. Mengapa hal ini penting? Karena sistem remunerasi yang baik akan berefek pada peningkatan kinerja, motivasi dan produktivitas karyawan dan staf medis yang semua itu akan bermuara pada peningkatan kualitas pelayanan kesehatan di rumah sakit.

 

Rumah sakit merupakan lembaga usaha yang kompleks. Di dalamnya berpadu antara usaha yang padat teknologi, padat karya dan padat modal. Selain itu rumah sakit juga lembaga yang terdiri dari SDM yang kompleks. Di dalamnya berkumpul para spesialis (misalnya dokter spesialis), hingga tenaga teknis (misalnya tukang parkir dan tenaga kebersihan). Di tengah kompleksitas usaha dan SDM yang bergerak di tumah sakit, sistem remunerasi (gaji dan insentif) merupakan masalah yang pelik. Hal ini dapat terjadi karena memang setiap karyawan dan staf medis di rumah sakit memiliki tanggungjawab dan beban kerja yang berbeda. Untuk itulah, penting adanya sistem remunerasi yang mengatur sistem penggajian secara adil dan transparan serta mampu mendorong peningkatan kinerja.

 

Di sisi lain, sistem remunerasi ini diharapkan dapat memiliki nilai pertukaran timbal balik (reciprocity norm) antara karyawan dan staf medis dan staf medis dengan pihak organisasi (rumah sakit), sehingga kedua belah pihak mendapatkan kepuasan. Karyawan dan staf medis menggunakan skill dan pengetahuannya untuk membantu perusahaan (baca: rumah sakit) mencapai produktivitas dan kualitas serta mampu mengembangkan kualitas produk dan jasa yang inovatif (Hollenbeck, 1994). Organisasi, di pihak lain memberikan dukungan kepada karyawan dan staf medis. Remunerasi atau pengupahan merupakan salah satu bentuk dukungan organisasi yang diterima oleh karyawan dan staf medis. Remunerasi memainkan peranan penting dalam memotivasi karyawan dan staf medis, memberikan reward terhadap kontribusi mereka dan memberikan daya tarik kepada setiap karyawan dan staf medis untuk bekerja dengan lebih baik.

 

Tujuan

Lokalatih ini dilakukan dengan tujuan:

  1. Memperbaiki kualitas pelayanan kesehatan pada masyarakat dengan sistem remunerasi yang lebih baik
  2. Peserta memahami prosedur dan tahap-tahap penentuan remunerasi.
  3. Peserta mampu menyusun sistem remunerasi yang baik.

 

Materi

Remunerasi dan Peningkatan Kinerja

Remunerasi merupakan sistem yang mengatur pemberian imbalan kepada karyawan dengan memperhatikan berbagai aspek. Bagus atau tidaknya Remunerasi yang dimiliki oleh Rumah Sakit akan berpengaruh terhadap motivasi dan kinerja karyawan, serta pencapaian tujuan Rumah Sakit. Hal ini tentu saja akan berpengaruh juga terhadap kualitas pelayanan kesehatan di Rumah Sakit.

 

Identifikasi Masalah dan Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Remunerasi

Sesi ini akan mengidentifikasi mengenai masalah-masalah yang muncul di Rumah sakit yang mempengaruhi pembentukan Remunerasi serta mengidentifikasi faktor yang mempengaruhi pembentukan Remunerasi.

Unsur-Unsur Pembentuk Remunerasi

Apabila dipilah, Remunerasi memiliki dua unsur pembentuk, yaitu unsur baku dan tidak baku. Unsur pembentuk baku terdiri dari ukuran-ukuran yang sudah pasti, seperti; masa kerja, pendidikan dan tunjangan-tunjangan. Sementara itu kinerja dapat dikategorikan sebagai unsur pembentuk yang tidak baku.

 

Analisis Unsur Baku Pembentuk Remunerasi

Sesi ini secara khusus akan membicarakan dan mengidentifikasi unsur pembentuk Remunerasi yang baku, untuk kemudian ditentukan indeks-indeksnya.

 

Penentuan Indikator Kinerja

Untuk menyusun alat ukur kinerja diperlukan penentuan indikator-indikator kinerja, yaitu indikator keberhasilan dalam kaitannya dengan rencana strategis Rumah Sakit. Alat ukur ini penting untuk menghindarkan subjektivitas dari Remunerasi.

 

Pembuatan Instrumen Survey Kinerja

Salah satu langkah yang perlu dilakukan untuk membuat Remunerasi adalah melakukan survey kinerja karyawan dan staf medis. Dari hasil survey kinerja ini pula dapat dilakukan analisis jabatan sebagai bahan pertimbangan dalam memberikan Imbalan yang sesuai dengan kompetensi serta beban kerja yang dimiliki oleh masing-masing karyawan dan staf medis. Pengembangan instrumen survey penting dilakukan untuk mendapatkan hasil survey yang baik dan analisis jabatan yang tepat.

 

Teknik Analisis Kinerja (Penentuan Indeks)

Dalam sesi ini akan dikaji teknik analisis kinerja dengan mengidentifikasi berbagai aspek seperti unit kerja, beban kerja dan risiko, masa kerja, latar pendidikan, kedisiplinan dan kinerja. Juga akan dikaji pula bagaimana menentukan skoring terhadap masing-masing indeks itu.

 

Simulasi

Pada sesi ini, peserta akan melakukan simulasi penyusunan Remunerasi berdasarkan materi-materi yang telah dibahas sebelumnya.

 

Pemateri

1. Dra. Noor Rahmani, MSc

Dosen Fakultas Psikologi Universitas Gadjah Mada.

2. Drs. Manahati Zebua, M.Kes

Mantan wakil direktur keuangan RS. Bethesda Yogyakarta, dosen program Magister Manajemen Rumah Sakit UGM dan aktif sebagai pembicara dalam berbagai seminar dan lokakarya manajemen Rumah Sakit.

3. Ratna Sesotya Wedadjati, S.Psi, M.Si

Staf divisi SDM PMPK FK UGM. Konsultan Pembuatan Pola Insentif di beberapa Puskesmas, Rumah Sakit dan Dinas Kesehatan.

 

Peserta

Peserta yang diharapkan adalah:

  1. Direktur Utama Rumah Sakit
  2. Direktur SDM Rumah Sakit
  3. Direktur Keuangan Rumah sakit
  4. Kepala Bagian Perencanaan Rumah Sakit
  5. Dinas Kesehatan Provinsi/Kabupaten/Kota
  6. Pihak-pihak yang berminat

 

Waktu dan Tempat Penyelenggaraan

Waktu           :  15 – 18 Desember 2009

Tempat         :  Wisma MM UGM

Jl. Colombo No. 1 Yogyakarta, 55281

 

Pendaftaran

Calon peserta wajib mendaftarkan diri dengan cara mengiri formulir pendaftaran/kontak melalui telepon atau SMS dengan menyebutkan nama, instansi, alamat instansi serta no hp/telp yang bisa dihubungi.

 

Biaya dan Cara Pembayaran

Biaya Pelatihan sebesar Rp. 4.000.000 (Empat Juta Rupiah) per-peserta, dengan akomodasi di hotel 3 hari fullboard, Fasilitas untuk peserta:

  1. Training Kits
  2. Sertifikat

atau sebesar Rp. 3.250.000 (Tiga Juta Dua Ratus Lima Puluh Ribu Rupiah) per-peserta dengan non akomodasi, Fasilitas untuk peserta:

  1. Paket Meeting (Coffeebreak & Lunch)
  2. Training Kits
  3. Sertifikat

Pembayaran bisa dilakukan dengan transfer melalui

Bank Mandiri Cabang UGM Yogyakarta,

a.n. H. Abdul Ghoffar c.q. BUMI MADANI

dengan nomor Rekening : 137-00-04039398

Atau dibayarkan saat registrasi.

 

Penyelenggara

Lembaga Pengembangan Manajemen Kesehatan BUMI MADANI

Jl. Modang MJ III/424 Jogokariyan Yogyakarta 55143

Telp.   0274 – 749 44 45      Fax. 0274 – 371764

Email : bumimadani@yahoo.com

Contact Person: Uswah  081 392 070 080

 

Jadwal Lokalatih

Penyusunan Sistem Remunerasi Di Rumah Sakit

Untuk Meningkatkan Produktivitas Dan Kinerja

Selasa, 15-18 Desember 2009

 

Selasa, 15 Desember 2009

14.00 – 21.00 Check in di Hotel dan Registrasi Peserta

 

Rabu, 16 Desember 2009

08.00 – 08.15 Pembukaan
08.15 – 10.00 Sesi I Sistem Remunerasi dan Peningkatan Kinerja

 

Drs. Manahati Zebua, M.Kes
10.00 – 10.15 Break
10.15 – 12.00 Sesi II Identifikasi Masalah dan Faktor-faktor yang Mempengaruhi Sistem Remunerasi

 

Drs. Manahati Zebua, M.Kes
12.00 – 13.00 Istirahat
13.00 – 15.00 Sesi III Unsur-unsur Pembentuk Sistem Remunerasi di Rumah Sakit
15.00 – 15.30 Break

 

 

Dra. Noor Rahmani, MA
15.30 – 17.30 Sesi IV Analisis Unsur Baku Pembentuk Sistem Remunerasi

 

 

Dra. Noor Rahmani, MA

Kamis, 17 Desember 2009

08.00 – 10.00 Sesi V Penentuan Indikator Kinerja

 

Ratna Sesotya Wedadjati, S.Psi, M.Si
10.00 – 10.15 Break
10.15 – 12.00 Sesi VI Pembuatan Instrumen Survey Kinerja

 

Ratna Sesotya Wedadjati, S.Psi, M.Si
12.00 – 13.00 Istirahat
13.00 – 15.00 Sesi VII Teknik Analisis Kinerja (penentuan Indeks)

 

Ratna Sesotya Wedadjati, S.Psi, M.Si
15.00 – 15.30 Break
15.30 – 17.30 Sesi VIII Simulasi

 

 

Ratna Sesotya Wedadjati, S.Psi, M.Si

 

Jumat, 18 Desember 2009

08.00 – 10.00

 

Simulasi
10.00 – 10.15

10.15 – 13.00

Penutupan

Check out

 

 
Leave a comment

Posted by on November 16, 2009 in Uncategorized

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: